Cara Setting Mikrotik Dengan Winbox
Internet, Komputer

Cara Setting Mikrotik dengan Winbox

Tutorial dari Bronice kali ini akan membahas tentang Cara Setting Mikrotik dengan Winbox Untuk Pemula sampai Mahir. Inti dari tutorial adalah agar nantinya mikrotik sudah siap digunakan untuk di rumah, sekolah maupun kantor.

Tetapi bila kalian belum paham tentang apa itu mikrotik, kalian akan menemui kendala dalam pemanfaatannya dan juga cara masuk ke mikrotik itu sendiri. Karena kita nanti akan membahas tentang Cara Setting Mikrotik dengan Winbox, sebaiknya kalian membaca dulu mengenai apa itu Mikrotik dan Winbox serta fungsi dari keduanya sebelum praktek Cara Setting Mikrotik.

Apa itu Mikrotik dan Winbox?

#1. Definisi Mikrotik dan Fungsinya

Mikrotik merupakan proses pengubahan komputer standar supaya dapat digunakan serta dimanfaatkan menjadi sebuah jaringan wireless melalui router network. Mikrotik sendiri punya dua jenis produk yang berbentuk software dan hardware. Berikut kami jelaskan dua jenis mikrotik yang sekarang ini dikenal oleh banyak pengguna.

Mikrotik RouterOS

Mikrotik RouterOS merupakan sebuah sistem operasi atau perangkat lunak yang bisa dijadikan sebagai router mikrotik dengan cara di install kan ke PC atau sebuah Virtual Machine. Sehingga nantinya PC atau Virtual Machine tadi mempunyai fitur serta fungsi sebagai sebuah Router Mikrotik.

Mikrotik RouterOS untuk Setting Mikrotik

Mikrotik RouterOS sendiri memiliki fitur seperti Routing, Firewall & Nat, Hotspot, DNS server, Point to Point Tunneling Protocol, DHCP server, dan masih banyak lagi yang lainnya. Dengan memakai Mikrotik RouterOS kalian bisa membangun sebuah jaringan dengan skala yang kecil ataupun kompleks dengan mudah.

Mikrotik RouterBoard

Mikrotik RouterBoard sendiri berbeda dengan Mikrotik RouterOS, karena merupakan sebuah hardware atau perangkat keras yang mempunyai prosesor, ROM ataupun RAM yang digunakan untuk menjalankan RouterOS. Karena berbentuk perangkat keras jadi Mikrotik RouterBoard ini jika ingin dijalankan atau digunakan tidak memerlukan sebuah PC ataupun Virtual Machine.

Mikrotik RouterBoard RB750 Untuk Keperluan Setting Mikrotik

Beberapa tipe Mikrotik RouterBoard selain sebagai sebuah Router juga bisa berfungsi sebagai Access Point ataupun Wifi. Contoh Mikrotik RouterBoard yang bisa dijadikan Wifi adalah RB600, RB433, RB411, dan lain sebagainya.

Mikrotik RouterBoard juga seperti Mikrotik RouterOS yang memiliki fitur seperti Firewall, Bandwidth Management, Sistem Hotspot, Wireless Access Point (WiFi), Virtual Private Netword (VPN) Server dan masih banyak yang lainnya.

Jadi secara sederhananya, Mikrotik RouterOS itu sebuah perangkat lunak atau software sedangkan Mikrotik RouterBoard itu merupakan perangkat keras atau hardware. Dimana keduanya memiliki fitur yang serupa.

Baca Juga: Cara Agar Sinyal Smartfren Lancar

#2. Apa itu Winbox dan Fungsinya?

Winbox merupakan sebuah aplikasi kecil dengan tampilan GUI yang bisa digunakan untuk melakukan administrasi terhadap Mikrotik RouterOS dengan cepat. Winbox bisa dipakai pada Operating System seperti Windows, Linux, maupun MacOS. Selain memakai Winbox untuk melakukan administrasi, kalian juga bisa memakai Webbox, sistem administrasi Mikrotik RouterOS yang berbasis Web.

Setting Mikrotik di WinBox RouterOS

Aplikasi Winbox alias Winbox Loader sendiri dapat didownload secara bebas dan gratis, silahkan cari saja di Google. Sedangkan Webbox sendiri dapat ditemukan di website yang menyediakan aplikasi Webbox tersebut. Tetapi dalam tutorial kali ini, kita akan menggunakan Winbox saja, biar konfigurasinya dilakukan dengan tampilan GUI atau Graphic User Interface.

Cara Setting Mikrotik Dengan Winbox

Bahasan kali ini, Bronice ingin memberikan tutorial Cara Setting Mikrotik dengan Winbox. Tujuannya menggunakan Winbox agar settingnya memakai tampilan Graphic User Interface dari Winbox sehingga nantinya proses konfigurasi menjadi lebih mudah dilakukan.

Sebelum kalian memasuki proses konfigurasi mikrotik, ada hal yang perlu kalian lakukan yaitu membuat topologi jaringannya terlebih dahulu. Sekarang ini topologi yang dipakai masih lumayan sederhana. Coba lihat gambar dibawah ini.

Topologi Jaringan Internet untuk Setting Mikrotik

Bisa kalian lihat pada gambar di atas, ada 1 link ke luar yaitu yang menuju ke jaringan internet. Kita anggap saja mendapat IP dari ISP dengan spesifikasi berikut:

  • Network: 192.168.22.0/30
  • IP Router: 192.168.22.2
  • Gateway: 192.168.22.1

#1. Setting Port Ke Modem Dan PC

Langkah pertama yang bisa kalian lakukan adalah koneksikan port 2 ke Modem Mikrotik, lalu port 3 ke PC / Komputer kamu. Kemudian jalankan program Winboxnya, lalu buka Tab Neighbors, seperti dalam gambar di bawah ini.

Setting Port Ke Modem Dan PC

Setelah aplikasi Winbox terbuka, isilah kolom di Winbox seperti di bawah ini:

  • Connect To = MAC address
  • Login = admin
  • Password = Kosongkan Saja
  • Lalu klik “Connect”

Setelah selesai, nanti akan ada tampilan seperti di bawah ini:

Interface GUI Mikrotik dengan Winbox

Gambar di atas adalah interface atau tampilan GUI dari mikrotik. Sidebar yang sebelah kiri adalah list fungsi dari mikrotik mulai dari Wizzard Konfig (quick set) sampai manual dari pemakaian mikrotik.

#2. Setting Nama Interface

Jika sudah masuk ke GUI nya mikrotik, kita mulai dengan merubah nama interfacenya agar kalian tidak susah untuk mencari port yang mana untuk yang mana. Caranya seperti di bawah ini.

  • Klik tombol Interface nanti akan muncul jendela baru yaitu list interface.
  • Klik 2 kali ke salah satu interface untuk mengubah nama interfacenya. Misal diberi nama “Ethernet 2” (WAN) ini adalah link menuju ke ISP/Modem.
  • Lalu pada “Ethernet 3” (LAN)

Coba kalian liat contoh di bawah ini:

Setting Nama di Interface List

#3. Setting IP Ethernet

Kita beri IP di setiap Ethernet, pertama kita beri IP di interfaces internet (IP yang didapat dari ISP), caranya begini:

  • Klik pada IP -> address -> “+“
  • Address : 192.168.22.2/30
  • Network : (Kosongkan saja)
  • Interface : ether2
  • Lalu klik “OK”
Beri IP Di setiap Ethernet

#4. Setting IP Interface LAN

Selanjutnya memberikan IP di interfaces LAN, isilah kolom seperti di bawah ini:

  • Address : 10.22.22.1/24
  • Network : (Karena ikut subnet diatas, cukup kosongkan saja)
  • Interface : ether3
  • Lalu klik OK

Bisa tiru seperti gambar dibawah ini:

Setting IP Interface LAN

Beri juga comment di setiap IP Address agar kita mudah melihat konfigur yang sudah di buat. Kalo sudah selesai nanti akan mendapat tampilan seperti gambar di bawah ini. (beri nama address disetiap interface, caranya: “klik kanan” > “comment” > “Klik Ok”)

Comment Di Setiap IP Address

#5. Buat Route dengan Gateway

Kemudian buatlah Route dengan Gateway yang diberikan oleh provider ISP, ini caranya:

  • Klik “IP” > “ROUTES” > “+”
  • Dst-address : 0.0.0.0/0
  • Gateway : 192.168.22.1
  • Lalu klik OK

CATATAN: jika statusnya AS berarti konfigurasinya berjalan dengan lancar, tapi kalo statusnya S berarti ada yang salah waktu membuat IP address atau di gateway yang sudah ditentukan.

Route dengan Gateway

Pada gambar dibawah ini adalah jendela untuk melakukan input IP Address.

Input IP Address

#6. Setting DNS Server

Langkah selanjutnya kita akan setting DNS server. DNS ini biasanya diberikan bersamaan dengan IP Public, kalo kalian punya IP DNS ini, masukkan DNS tersebut. Kalau tidak punya IP DNS, maka kita pakai saja IP DNS dari Google yaitu:

  • 8.8.8.8
  • 9.9.9.9

Setelah diisi seperti di bawah ini, klik Centang di “Allow-remote-request”, lalu klik “OK”

Setting DNS server

#7. Cek Status Koneksi Internet

Langkah selanjutnya kita cek status koneksi internetnya. Caranya, buka New terminal lalu cek dengan PING GOOGLE.COM seperti dalam gambar di bawah ini. Jika statusnya Replay maka Router sudah konek dengan internet.

Cek Koneksi Internet

#8. Buat NAT=MASQUERADE

Langkah berikutnya kita buat NAT=MASQUERADE yang dipakai agar IP LOCAL atau area local bisa terhubung dengan internet. Berikut caranya:

  • Klik IP > FIREWALL > NAT > +
  • Tab general.
  • Chain= srcnat
  • Out-interface= ether2(etherwan)
  • Tab action.
  • Action=Masquerade
  • Lalu klik OK
Buat NAT MASQUERADE
Setting NAT MASQUERADE

Kalau sudah selesai nanti kalian akan melihat tampilan seperti di bawah ini:

Selesai Setting NAT MASQUERADE

#8. Setting IP di Laptop

Selanjutnya, kita setting IP pada laptop, masuklah ke menu Network and Sharing Center, kemudian ikuti langkah di bawah ini:

  • Klik Local Area Connection –> Properties –> Network Protocol version 4
  • IP address: 10.22.22.2
  • Subnet mask: 255.255.255.0
  • Default gateway: 10.22.22.1
  • preferred DNS serve : 8.8.8.8
  • alternate DNS Server : 9.9.9.9
  • Lalu klik OK
Cara Setting IP di Laptop

Tunggu sebentar, nanti jika sudah selesai lambang internetnya akan muncul seperti gambar di bawah ini:

Setting IP di Laptop Selesai

Jika masih penasaran apakah internet sudah berjalan di laptop kita, kita bisa cek dengan membuka Command Prompt. Caranya klik tampilan windows, lalu di dalam kotak Search Programs, ketiklah CMD, lalu tekan Enter. Jika sudah muncul jendela Command Prompt ketiklah ping google.com. Kalau statusnya Replay berarti laptop kita sudah terkoneksi internet seperti gambar di bawah ini:

Cara Cek Koneksi Internet Dengan Ping Google

Nah itulah tadi tutorial sederhana Cara Setting Mikrotik dengan Winbox yang bisa kalian coba praktekan.

Baca Juga: Cara Melacak HP dengan Gmail Tanpa Password

Cara Setting Mikrotik Hotspot

Cara Setting Mikrotik Hotspot yang akan kami jelaskan bisa untuk jualan voucher, Warnet, Cafe, Kantor, dan lain sebagainya.

Cara Setting Mikrotik Hotspot ini juga bisa kalian lakukan pada Mikrotik RB750, RB750r2, RB941, RB951, dan RouterBoard lainnya bisa menggunakan Winbox.

Setting Mikrotik Hotspot RB750

Sebelum memulai setting Mikrotik Hotspot ini, pastikan Mikrotik kalian sudah di setting sebagai Router Gateway seperti dalam tutorial sebelumnya.

#1. Setting Mikrotik Hotspot Dengan Windbox

Langkah pertama adalah akses Mikrotik kalian dengan Winbox.

Kemudian buka menu IP -> Hotspot -> Hotspot Setup. Seperti gambar di bawah ini.

Setting Mikrotik di HotSpot Setup

Lihat seperti pada gambar di atas, Klik tombol Hotspot Setup, nanti jendela Wizard Hotspot akan menuntun kamu untuk mensetting lewat tampilan kotak-kotak dialog disetiap langkah nya. Setelah klik tombol Hotspot Setup akan muncul seperti gambar dibawah ini.

HotSpot Setup WLAN1

Pilih interface mana yang akan kamu aktifkan Hotspot Server nya. Misal contoh pada gambar diatas, NetMe memilih HotSpot Interface wlan1.

HotSpot Setup IP Address

Langkah selanjutnya seperti gambar di atas, kalau kamu sudah menambahkan alamat IP di interface yang dipilih, nanti IP Address secara otomatis muncul, tapi kalau belum kamu bisa tambahkan IP nya disini.

Kalau di interfacenya ada 2 IP atau lebih, tapi IP address yang muncul bukan IP yang diharuskan, dirubah saja.

Centanglah Masquerade Network seperti dalam gambar di atas, kalau kamu ingin mengaktifkan Firewall NAT.

Range IP Address

Tentukanlah range IP address yang nanti akan diberikan ke user lewat DHCP server. Kalau Default, mikrotik otomatis memberi range IP address berdasar Prefix / Subnet IP yang ada di interfacenya.

Rubahlah Range IP nya jika kamu memang butuh menggantinya.

Setting SSL Certificate

Seperti dalam gambar di atas, kita akan menentukan SSL Certificate. Kalau kamu mau menggunakan HTTPS di halaman login nya, pilihlah SSL Certificate nya. Tapi kalau kamu tidak punya sertifikat SSL, pilih saja none.

SMTP Server

Kalau kamu perlu SMTP Server khusus untuk Server Hotspotnya, bisa kamu tentukan, sehingga nanti setiap request SMTP client diredirect ke SMTP yang sudah kamu tentukan. Karena SMTP Server tidak disediakan, IP 0.0.0.0 NetMe biarkan saja default.

Setup DNS Configuration

Nah untuk langkah selanjutnya, kalian tentukan DNS server yang akan diberikan ke user.

Kalau alamat DNS Server sudah di setting di awal, maka otomatis di langkah ini IP DNS akan muncul sendiri seperti dalam gambar di atas.

Kamu bisa juga mengisi alamat DNS Server di langkah ini sesuai keinginanmu.

DNS Name of Local Hotspot server

Seperti dalam gambar di atas, masukanlah nama DNS untuk local hotspot server-nya. Kalau nama DNS diisi, otomatis nanti user yang akan login diarahkan ke alamat sesuai nama DNS yang diisi, bukan ke alamat IP nya.

Tolong tulis nama DNS sesuai dengan format FQDN yang benar, karena kalau tidak sesuai kadang akan kesulitan waktu melakukan login Hotspot di browser nantinya.

Create Local HotSpot User

Dan yang terakhir seperti dalam gambar di atas, tentukanlah username dan pasword untuk login ke jaringan Hotspot kalian. Ini merupakan username & password yang nantinya di gunakan untuk masuk tersambung ke jaringan Hotspot.

Jika sudah diisi klik Next nanti akan muncul pesan kalau bahwa setting Hotspot sudah selesai seperti di bawah ini.

Setting Mikrotik HotSpot Setup Successfully

Nah, selanjutnya coba kalian koneksikan laptop ke Hotspot yang sudah dibuat tadi.

Setelah tersambung dengan Hotspotnya, buka browser di laptop kamu, dikolom nama / url alamat web, coba ketikan www.bronice.com atau bisa alamat web lain, yang penting jangan pakai protokol https kalau kamu tidak mengaktifkan https untuk login hotspotnya.

Kalau settingan Hotspot nya sudah betul serta laptop sudah terhubung ke mikrotik, nanti browser akan mengalihkan ke halaman login Hotspot Gateway, seperti gambar di bawah ini :

Login Hotspot Gateway

Silahkan kalian login memakai user: admin tanpa password sesuai dengan yang sudah di setting di langkah sebelumnya. Kalau berhasil login, berarti kamu sudah bisa internetan dan Setting Mikrotik Hotspot nya berhasil.

Baca Juga: 6 Cara Memperbaiki Printer Bluetooth Secara SINGKAT!

#2. Buat User dan Profile Hotspot

Sebelum kita membuat user dan profile Hotspot mikrotik dengan Winbox perlu kalian tahu kalau ada 2 profile Hotspot yang akan dibuat sebagai contoh :

  • Profile dengan kecepatan Down/Up 1Mbps/512Kbps lalu dinamai Profile 1Mb.
  • Profile dengan kecepatan Down/Up 2Mbps/512Kbps lalu dinamai Profile 2Mb.

Untuk cara setting user dan profile Hotspot mikrotik dengan Winbox, ikuti langkah-langkah berikut:

Pertama, klik menu IP -> Hotspot -> User Profile

Lalu tekan tombol berlogo + (add) untuk membuat profile yang baru, nanti akan muncul kotak dialog seperti di bawah ini.

Setting Mikrotik HotSpot User Profile
  • Pada kolom Name : isi nama profile (kita isi Profile 1Mb seperti yang ditentukan sebelumnya).
  • Di kolom Rate Limit (rx/tx): isi sesuai kecepatan yang di inginkan, misal seperti digambar diisi 512K/1M.
  • Lalu hilangkan ceklist pada Transparent Proxy.
  • Sisanya kolom-kolom yang lain isi saja seperti dalam gambar di atas.

Jika sudah selesai, buat juga profie untuk 2Mb cara nya seperti membuat Profile 1Mb di atas hanya saja nanti di Rate Limit (rx/tx) nya diisi 512K/2M untuk Profile 2Mb. Tujuan dari mengatur Rate Limitnya adalah membagi bandwidth mikrotik dengan winbox.

Setelah kita buat Profile, selanjutnya buat User Hotspot nya. Berikut cara membuat User Hotspot Mikrotik:

Pertama, klik menu IP -> Hotspot -> Users

Tekan tombol berlogo + (add) untuk membuat user baru, nanti akan muncul kotak dialog seperti di bawah ini:

New HotSpot User

Coba liat gambar diatas..

Contoh dalam gambar kita buat User dengan Name: netme, lalu Password: 123qwe dan profilenya yang dipilih adalah 1M, sesuai dengan profile yang sebelumnya sudah kita buat.

Sekarang kita buat user tersebut dibatasi waktu pemakaian nya selama 3 Jam, klik tab Limits, isi seperti dalam gambar dibawah ini yaitu Limit Uptime 00:03:00 alias 3 jam.

Limit Waktu User HotSpot

Jadi, dari data profile dan user tadi, berarti user netme detail nya seperti di bawah ini :

  • Nama untuk Login: netme
  • Password untuk Login: 123qwe
  • Kecepatan bandwidth: up 512Kbps down 1Mbps
  • Batas waktu pemakaian nya 3 Jam (00:03:00)

Nah, begitulah cara setting user dan profile hotspot mikrotik dengan winbox, kamu bisa juga coba dengan menyesuaikan kecepatan dan batas pemakaian internetnya.

#3. Setting Access Point Menjadi Wifi Hotspot

Kalau mau membuat jaringan Hotspot Wireless tentu kita perlu sebuah alat yang bakal menjadi AP atau Access Point.

Syarat AP (Access Point) jadi sebuah antena Wifi Hotspot yaitu:

  • Network mode Bridge.
  • Standar frekuensi yang digunakan: 2,4 ghz agar HP dan laptop dapat terkoneksi
  • Chanel pilihan harus di negara indonesia serta memakai chanel 1 (2412) sampai chanel 11 (2462).

Settingan AP Wifi Hotspot ini bisa kalian terapkan di semua produk seperti Tp Link, D-Link, Ubiquity (UBNT), Mikrotik dan yang lainnya.

AP Wifi Hotspot Untuk Setting Mikrotik

Jika menggunakan standar settingan seperti di atas, maka user yang memakai HP dan laptop bisa terhubung dengan Wifi Hotspot yang telah dibuat tadi.

Nah itulah tutorial cara setting mikrotik hotspot dengan winbox. Semoga tutorial kali ini dapat membantu semua yang sedang bingung cara setting hotspot di mikrotik.

Demikian keseluruhan tutorial Cara Setting Mikrotik Dengan Winbox. Semoga bermanfaat, jika dirasa bermanfaat silahkan bagikan atau share ke orang lain agar mendapat manfaat juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *